51,9 Persen Gen Z Siap Pangkas Anggaran Nongkrong untuk Mendukung Hobi Olahraga

Maraknya tren active wellness seperti padel, tenis, maraton, dan Hyrox telah menjadi elemen penting dalam gaya hidup masyarakat urban saat ini. Namun, di balik semangat untuk menjaga kebugaran, terdapat tantangan finansial yang dihadapi oleh para penggiat aktivitas ini.
Sebuah penelitian di media sosial berjudul ‘Sehat Fisik vs Sehat Dompet’, yang dilakukan oleh Amar Bank terhadap 300 responden di Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya, mengungkapkan fenomena menarik mengenai pergeseran gaya hidup anak muda, khususnya dalam hal pengeluaran.
Lebih dari setengah responden dari generasi Z (51,9 persen) dengan tegas menyatakan bahwa mereka bersedia memangkas anggaran untuk nongkrong dan konsumsi kopi demi mendukung hobi wellness mereka. Hal ini terlihat kontras dengan generasi milenial, di mana mayoritas (52 persen) memilih untuk tetap disiplin dengan anggaran dan lebih memilih menunda hobi jika dana belum mencukupi.
Di balik tingginya minat berolahraga, penelitian ini juga menunjukkan adanya risiko finansial yang mengintai. Sebanyak 28,9 persen dari generasi Z mengaku mengalokasikan lebih dari 10 persen dari pendapatan bulanan mereka khusus untuk hobi olahraga. Lebih mencolok lagi, 10,6 persen di antaranya bersedia menghabiskan lebih dari 20 persen gaji mereka, bahkan sampai mengorbankan tabungan pribadi.
Kerentanan finansial ini semakin terasa ketika melihat ketahanan dana darurat kedua kelompok. Sekitar 29,8 persen generasi Z mengakui bahwa dana darurat mereka pernah terganggu untuk membiayai hobi, sementara 34,2 persen generasi milenial berada dalam keadaan rentan karena belum memiliki dana darurat yang cukup atau bergantung pada utang saat menghadapi situasi mendesak.
Untuk membantu generasi Z dan milenial dalam mengelola keuangan untuk hobi dengan lebih bijak, ada beberapa solusi keuangan yang dapat diterapkan.
Terapkan Budaya Menabung Sebelum Belanja
Ternyata, kesadaran finansial generasi Z cukup tinggi, di mana 63,5 persen dari mereka memilih untuk menabung terlebih dahulu sebelum melakukan pengeluaran besar. Amar Bank mendukung tren positif ini dengan pendekatan ‘Menabung Sekarang, Belanja Nanti’, yang menekankan pentingnya menabung dibandingkan belanja impulsif. Untuk memudahkan penerapan, bank digital ini menawarkan fitur Celengan yang membantu pengguna dalam mengatur dan mengelola pos-pos tabungan impian mereka secara lebih teratur, serta mendapatkan bunga harian hingga 5,5 persen per tahun.
Patuhi Rumus Alokasi 10 persen hingga 15 persen untuk Gaya Hidup
Dalam pengelolaan keuangan, penting bagi generasi Z dan milenial untuk mematuhi rumus alokasi yang tepat. Mengalokasikan 10 persen hingga 15 persen dari pendapatan untuk gaya hidup dapat membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan cara ini, mereka dapat menikmati hobi olahraga tanpa mengorbankan kebutuhan dasar dan tabungan.
Manfaatkan Teknologi untuk Mengelola Keuangan
Memanfaatkan aplikasi keuangan dapat menjadi langkah cerdas bagi generasi Z. Dengan kemudahan akses informasi dan fitur yang ditawarkan, mereka bisa memantau pengeluaran dan menabung dengan lebih efektif. Aplikasi-aplikasi ini sering kali menyediakan analisis pengeluaran yang membantu pengguna memahami pola belanja mereka dan memberikan saran untuk penghematan.
Edukasi Diri tentang Investasi
Selain pengelolaan anggaran, generasi Z dan milenial juga perlu menyadari pentingnya investasi. Dengan mulai berinvestasi sedini mungkin, mereka dapat mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih stabil. Berbagai instrumen investasi, mulai dari saham hingga reksa dana, dapat menjadi pilihan yang menarik jika dikelola dengan baik.
Diskusikan Keuangan dengan Teman
Membicarakan masalah keuangan dengan teman-teman bisa menjadi cara yang baik untuk mendapatkan perspektif baru dan dukungan. Diskusi ini dapat membuka wawasan tentang cara mengelola pengeluaran dan berbagi tips serta trik dalam menabung. Dengan berbagi pengalaman, mereka dapat saling memotivasi untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan pribadi.
Generasi Z menunjukkan komitmen yang kuat untuk berinvestasi pada kesehatan dan kebugaran mereka, meskipun ada tantangan finansial yang harus dihadapi. Dengan langkah-langkah yang bijak dalam pengelolaan keuangan, mereka dapat terus mendukung hobi olahraga tanpa mengorbankan stabilitas keuangan mereka.




