lifestyle

Rara Pawang Hujan Mengatasi Kebakaran Hutan Meski Tak Dapat Datang Langsung ke Lokasi

Rara Pawang Hujan menyampaikan bahwa ia telah melakukan doa dan meditasi dari jauh untuk memberikan dukungan kepada wilayah Kalimantan yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meskipun ia sangat berharap hujan segera turun, Rara menegaskan bahwa dirinya belum siap untuk pergi ke lokasi kebakaran secara langsung tanpa adanya jaminan keselamatan.

Rara mengungkapkan upaya tersebut melalui akun Instagramnya @rarapawang_cahayatarot, setelah namanya kembali menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Banyak netizen yang meminta agar ia turun tangan untuk membantu mengatasi karhutla yang melanda kawasan Kalimantan.

Dalam unggahan terbarunya, Rara menyatakan bahwa ia telah memusatkan energinya melalui doa dan meditasi dengan harapan hujan akan turun di beberapa daerah. Ia juga menyebutkan kondisi cuaca di Balikpapan dan Palangkaraya yang, menurut informasi yang ia terima, sempat diguyur hujan.

“Aku sudah fokus berdoa, memohon berkah dari Tuhan dan melakukan meditasi untuk meminta hujan,” tulis Rara dalam Instagramnya pada Sabtu (17/10/2026).

Ia melanjutkan ceritanya dengan merinci hujan yang mulai turun di Balikpapan pada tanggal 13 hingga 14 Oktober 2026, serta gerimis yang terjadi di Palangkaraya pada tanggal 15 Oktober 2026. Rara berharap agar hujan juga dapat turun di daerah-daerah lain di Kalimantan.

“Untuk semua orang di bawah langit Kalimantan, Palangkaraya kemarin 15/10/2026, dengan berkah dari Tuhan dan restu semesta, doa dan ikhtiar kita bersama, terutama dari jarak jauh, akhirnya terkabul. Hujan turun jam 16.10 WIB dengan durasi 22 menit, dan setelah itu reda pada pukul 16.32 WIB,” tambahnya.

Meskipun ia tetap berkomitmen untuk membantu dari jarak jauh, Rara mengungkapkan keberatan untuk mendatangi lokasi karhutla tanpa adanya jaminan perlindungan. Ia menekankan bahwa keselamatan dirinya, baik dari segi fisik maupun mental, harus menjadi prioritas utama.

“Di zaman sekarang, pemerintah sepertinya hanya menginginkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), jadi saya tidak mau pergi ke lokasi tanpa ada jaminan keselamatan bagi diri saya, baik lahir maupun batin,” tuturnya.

OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca merupakan metode teknis yang digunakan untuk memengaruhi kondisi cuaca dalam situasi tertentu. Dalam konteks penanganan karhutla, OMC dapat berfungsi untuk mendukung upaya peningkatan curah hujan jika kondisi atmosfer memungkinkan.

Rara menekankan bahwa keputusannya untuk tidak hadir secara langsung tidak berarti ia mengabaikan situasi yang terjadi di Kalimantan. Ia memilih untuk melakukan upaya dari jauh sambil menegaskan pentingnya adanya jaminan keselamatan apabila diminta untuk terlibat lebih lanjut di lapangan.

Related Articles

Back to top button
kpkgg