Ria Ricis Dilarikan ke IGD, Simak Kondisi Terkini dan Perkembangannya Saat Ini

Jakarta – Kesehatan Ria Ricis tiba-tiba mengalami penurunan yang cukup signifikan, sehingga ia harus menjalani perawatan di instalasi gawat darurat (IGD). YouTuber yang juga merupakan seorang ibu dari satu anak ini mengungkapkan bahwa ia telah mengalami diare lebih dari enam kali dalam satu pagi, namun tetap melanjutkan aktivitas pekerjaannya meski dalam kondisi tubuh yang belum sepenuhnya pulih.
Ia menyatakan bahwa gejala yang dirasakannya cukup serius, sehingga memerlukan tindakan cepat dengan membawa dirinya ke rumah sakit.
“Jadi ternyata tadi pagi saya mengalami diare lebih dari enam kali, dan kami harus dilarikan ke IGD,” ungkap Ria Ricis dalam tayangan di YouTube pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Alih-alih mengambil waktu untuk beristirahat setelah mendapatkan perawatan, Ricis justru harus melanjutkan rutinitas kerjanya. Jadwal yang telah direncanakan sebelumnya membuatnya tidak bisa mengambil waktu pemulihan yang cukup.
“Setelah itu, siangnya saya langsung kembali bekerja, dan sorenya langsung menghadiri acara,” tambahnya.
Ricis menduga bahwa masalah pencernaan yang dialaminya mungkin berkaitan dengan makanan pedas yang ia konsumsi sehari sebelumnya sebelum kondisi kesehatannya menurun. Berdasarkan penjelasan dari dokter, ada kemungkinan bahwa bakteri juga menjadi penyebab keluhan tersebut.
“Saya mungkin salah makan, katanya bakteri sedikit berasal dari cabe,” jelasnya.
Mantan istri Teuku Ryan ini juga mengungkapkan bahwa selama menjalani pemeriksaan di IGD, ia menerima berbagai jenis obat. Penanganan yang diberikan tidak hanya meliputi vitamin, tetapi juga obat yang ditujukan untuk mengatasi gejala yang dialaminya.
“Saya diberi obat lambung, obat antinyeri, dan obat untuk membuang bakteri,” papar Ricis.
Lebih lanjut, Ricis mengungkapkan bahwa ia sudah lama memiliki masalah lambung yang cukup sensitif. Hal ini membuatnya harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terutama yang mengandung pedas dan asam.
“Saya tidak bisa makan pedas, tidak bisa makan asam; bahkan sedikit terkena debu saja sudah membuat lambung saya sangat sensitif,” tegasnya.
Pengalaman yang dialaminya ini menjadi pengingat bagi Ricis untuk lebih memperhatikan kesehatan tubuhnya, terutama dalam hal pemilihan makanan. Meskipun ia terus berusaha memenuhi tanggung jawab pekerjaan, gangguan pencernaan yang dialaminya menunjukkan bahwa kesehatan tidak boleh diabaikan.
Diare yang terjadi secara berulang juga perlu diwaspadai, karena dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh. Jika disertai gejala dehidrasi, nyeri hebat, demam tinggi, atau tinja berdarah, maka pemeriksaan medis menjadi sangat diperlukan. Penanganan dan identifikasi penyebab diare perlu dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.



