Tiga Pemain Keturunan Ideal untuk Posisi Winger Nomor 7 dan 11 Sesuai Kriteria John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, baru-baru ini mengungkapkan perlunya menambah pemain keturunan di posisi winger untuk memperkuat skuad Garuda. Dengan mempertimbangkan karakteristik permainan yang dijelaskan oleh Herdman, terdapat tiga pemain keturunan yang bisa menjadi pilihan, yaitu Demiane Agustien, Million Manhoef, dan Jahnoah Markelo.
Herdman menyatakan bahwa ia sedang berusaha untuk merekrut dua pemain diaspora yang memiliki karakter yang dinamis. Ia menekankan bahwa Timnas Indonesia membutuhkan pemain sayap yang cepat agar dapat bersaing di level yang lebih tinggi.
“Ada dua pemain diaspora yang sedang saya coba rekrut dengan karakter dinamis dan profil yang sesuai. Namun, kami menghadapi sejumlah tantangan dalam proses ini,” ungkap Herdman, sebagaimana diungkapkan dalam sebuah wawancara di kanal YouTube.
Ia juga menekankan pentingnya pemain di posisi nomor 7 dan 11, yang secara tradisional merupakan peran winger.
“Kecepatan sangat penting di posisi nomor 7 dan 11, khususnya di bagian sayap. Dalam sepakbola masa kini, Anda memerlukan pemain yang mampu berlari dengan kecepatan 36 km/jam atau lebih,” tambahnya.
Herdman mengisyaratkan bahwa ada beberapa pemain diaspora yang dapat dihubungi untuk memperkuat Timnas Indonesia, meskipun ia tidak menyebutkan nama-nama spesifik pemain yang sedang didekati.
Berikut adalah tiga pemain keturunan yang layak untuk dipertimbangkan berdasarkan posisi dan karakteristik permainan mereka.
Demiane Agustien adalah salah satu pemain Arsenal U-21 yang dapat beroperasi sebagai winger kiri, gelandang serang, atau gelandang tengah. Pemain berusia 19 tahun ini memiliki tinggi 183 cm dan pernah memperkuat Timnas Belanda U-19.
Pada musim lalu, Agustien berhasil mencetak lima gol dari 24 pertandingan bersama Arsenal U-21. Ia juga terpilih untuk bergabung dengan skuad tim senior Arsenal dalam tur pramusim 2026/2027.
Kemampuannya untuk bermain di beberapa posisi menyerang membuat Agustien relevan untuk dibahas dalam konteks kebutuhan tim depan Timnas Indonesia. Namun, sampai saat ini, belum ada konfirmasi apakah Herdman sedang mendekatinya.
Selanjutnya, ada Million Manhoef, seorang winger berusia 24 tahun yang kini bermain untuk Stoke City. Dalam musim lalu, ia mencatatkan tujuh gol dan lima assist dari total 48 pertandingan bersama klub tersebut.
Catatan performanya menjadi salah satu alasan mengapa Manhoef menarik untuk dipertimbangkan sebagai opsi di sektor sayap. Namun, ada beberapa faktor kelayakan yang perlu diperhatikan jika ia ingin membela Timnas Indonesia.
Jahnoah Markelo juga menjadi salah satu nama yang muncul dalam pembicaraan ini. Pemain berusia 22 tahun ini kini berseragam klub di Belanda dan memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi Eropa. Kecepatan dan tekniknya membuatnya menjadi kandidat ideal untuk mengisi posisi winger yang diinginkan Herdman.
Dalam beberapa tahun terakhir, Markelo telah menunjukkan performa yang mengesankan, dengan kemampuan untuk menciptakan peluang dan memberikan kontribusi dalam serangan. Hal ini membuatnya semakin relevan dalam konteks pengembangan skuad Timnas Indonesia.
Selain ketiga nama tersebut, Herdman juga menyatakan bahwa masih ada pemain keturunan lainnya yang bisa menjadi target potensial. Ia berkomitmen untuk terus mencari talenta yang sesuai dengan kebutuhan tim, sehingga bisa membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi dalam dunia sepakbola.
Dengan pendekatan yang terencana dan strategi yang matang, Herdman berharap dapat memperkuat lini sayap Timnas Indonesia. Kecepatan dan kreativitas dari pemain-pemain tersebut akan menjadi aset berharga dalam menghadapi kompetisi di tingkat internasional.
Meskipun tantangan dalam merekrut pemain diaspora ini cukup besar, Herdman optimis bahwa dengan upaya yang tepat, ia dapat menemukan pemain yang cocok untuk memenuhi kebutuhan tim. Kesuksesan dalam merekrut pemain keturunan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi skuad Garuda di masa depan.




