Wakil China Juara Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

— Paragraf 1 —
VIVA – Pasangan China, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi, keluar sebagai juara sektor ganda campuran Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Gelar tersebut diraih setelah mereka melewati final sesama wakil China yang berlangsung ketat dan dramatis.
— Paragraf 2 —
Ma/Qin harus bekerja keras untuk menaklukkan Liao Pin Yi/Zhang Jia Han dalam pertandingan yang berlangsung hingga tiga gim. Setelah merebut gim pertama dengan cukup meyakinkan, mereka sempat kehilangan gim kedua sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 21-9, 20-22, 22-20.
— Paragraf 3 —
Pertandingan ini sekaligus menjadi All China Finals, mempertemukan dua pasangan China di partai puncak. Ma/Qin tampil agresif sejak awal dan mampu mengontrol jalannya gim pertama. Mereka membuat Liao/Zhang kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya menang telak 21-9.
— Paragraf 4 —
Situasi berubah pada gim kedua. Liao/Zhang memberikan perlawanan lebih kuat dan membuat pertandingan berlangsung lebih seimbang. Ma/Qin sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri laga dalam dua gim, tetapi lawannya mampu bangkit dan memaksakan rubber game setelah menang tipis 22-20.
— Paragraf 5 —
Tekanan terbesar kemudian hadir pada gim penentuan. Ma/Qin sempat berada dalam situasi sulit dan mengakui sempat panik ketika pertandingan memasuki fase penting. Namun, selepas interval, mereka mampu mengubah permainan dan tampil lebih tenang.
— Paragraf 6 —
“Sempat panik di awal gim ketiga, tetapi setelah interval kami bisa bermain lebih lepas,” kata Qin Hui Zhi dalam keterangan yang dikutip PBSI.
— Paragraf 7 —
Ma/Qin perlahan mengejar ketertinggalan dan berhasil menjaga momentum hingga pertandingan memasuki poin-poin kritis. Kedua pasangan saling berkejaran sebelum Ma/Qin akhirnya mengunci kemenangan 22-20 sekaligus memastikan gelar juara.
— Paragraf 8 —
Bagi Ma Xi Xiang, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena mereka harus menghadapi rekan senegaranya sendiri di partai puncak.
— Paragraf 9 —
“Ini pertandingan yang sulit. Kami sangat senang akhirnya bisa menjadi juara,” ujar Ma.
— Paragraf 10 —
Atmosfer pertandingan di Pontianak juga menjadi bagian yang tidak terlupakan bagi pasangan China tersebut. Dukungan penonton membuat mereka menikmati pengalaman bertanding di Indonesia.
— Paragraf 11 —
“Kami sangat senang bermain di sini dengan atmosfer penonton yang luar biasa. Kami bangga akhirnya bisa menjadi juara,” tutur Ma.




