Xavi Menyatakan Ketertarikan Melatih Chelsea di Liga Inggris, Apa Selanjutnya?

Xavi Hernandez kini menjadi nama yang sering dibicarakan terkait posisi pelatih di Chelsea setelah pemecatan Liam Rosenior. Ketertarikan Xavi untuk melatih di Liga Inggris menambah spekulasi mengenai masa depan klub yang sedang mencari sosok pemimpin baru di Stamford Bridge.
Dalam sebuah wawancara dengan The Athletic, Xavi mengungkapkan minatnya untuk berkarier di Premier League, yang saat ini tengah mencari manajer baru pasca pemecatan Rosenior. Ambisi ini seiring dengan upaya Chelsea untuk membangun kembali tim mereka yang tengah terpuruk.
Pemecatan Rosenior terjadi setelah Chelsea mengalami lima kekalahan berturut-turut di Liga Inggris tanpa mencetak satu gol pun, menjadikan periode ini sebagai yang terburuk bagi klub tanpa hasil positif dan gol sejak tahun 1912. Hasil tersebut mengakibatkan Chelsea terjun ke peringkat delapan klasemen, membuat kebutuhan akan perbaikan semakin mendesak.
Xavi menyatakan bahwa ia ingin kembali menjalani peran sebagai pelatih, tetapi hanya jika ada proyek jangka panjang yang jelas. Dia juga menegaskan ketertarikan terhadap atmosfer kompetisi di Inggris yang dinilainya sangat menarik.
“Saya sangat ingin berkarier di Liga Primer karena saya menghargai semangat yang ada di sana. Saya tidak terburu-buru, tetapi saya menginginkan proyek yang solid,” ucap Xavi, menegaskan komitmennya untuk mencari kesempatan yang tepat.
Mantan pelatih Barcelona tersebut mengambil contoh keberhasilan Mikel Arteta di Arsenal sebagai model proyek jangka panjang yang sukses. Menurutnya, kepercayaan klub terhadap proses adalah kunci untuk membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Chelsea kini berusaha keras mencari pelatih yang mampu mengangkat performa tim. Sejak awal tahun 2023, klub ini telah mengalami pergantian pelatih sebanyak empat kali. Sementara itu, posisi pelatih sementara diisi oleh Calum McFarlane, yang akan memimpin tim dalam laga semifinal Piala FA melawan Leeds United.
Dalam pernyataan resmi dari Chelsea, pemecatan Rosenior dinyatakan sebagai keputusan yang sulit, tetapi hasil dan performa tim dianggap berada jauh di bawah ekspektasi yang diharapkan oleh manajemen.
Selain nama Xavi, sejumlah kandidat lain juga muncul dalam bursa pelatih Chelsea, termasuk Cesc Fabregas, Andoni Iraola, dan Marco Silva. Nama-nama ini menunjukkan bahwa Chelsea memiliki banyak opsi untuk dipertimbangkan dalam upaya menemukan pelatih yang tepat untuk membangun kembali kekuatan tim.




