berita

Trump Puji Militer AS Seperti Bajak Laut, Iran Sebut Blokade Tindakan Kriminal

Kementerian Luar Negeri Iran merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dengan bangga menyebut Angkatan Laut AS melakukan tindakan “seperti bajak laut” dalam konteks blokade ilegal terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

“Presiden AS secara terbuka menilai penyitaan kapal Iran yang tidak sah sebagai ‘pembajakan,’ dengan berani mengklaim bahwa ‘kami bertindak seperti bajak laut,'” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam sebuah postingan di X pada 2 Mei 2026.

“Ini bukan hanya sekedar kesalahan dalam berkomunikasi. Pernyataan ini merupakan pengakuan langsung dan sangat memberatkan mengenai sifat kriminal dari tindakan mereka terhadap navigasi maritim internasional,” tambahnya.

“Komunitas internasional, negara-negara anggota PBB, serta Sekretaris Jenderal PBB, harus secara tegas menolak segala bentuk normalisasi dari pelanggaran hukum internasional yang jelas terlihat,” tegas Baghaei.

Trump meluncurkan perintah blokade pada 13 April setelah mengumumkan gencatan senjata dua minggu dalam serangan tanpa provokasi terhadap Iran.

Setelah masa gencatan senjata berakhir, ia mengumumkan bahwa blokade tersebut akan dilanjutkan, meskipun hal itu melanggar ketentuan yang ada.

Akibat dari blokade ini, pasukan Amerika telah menyita beberapa kapal Iran, beserta kargo, awak kapal, dan keluarga mereka yang berada di dalamnya.

Pada hari Senin, Baghaei juga merespons tindakan tersebut dengan menyebutnya sebagai “legalisasi terang-terangan terhadap pembajakan dan perampokan bersenjata di laut lepas.”

“Amerika Serikat harus sepenuhnya bertanggung jawab atas perilaku yang jelas melanggar hukum ini, yang menyerang inti dari hukum internasional dan perdagangan bebas, serta mengancam prinsip-prinsip dasar keamanan maritim,” tambahnya.

Sebagai respons, Republik Islam Iran, yang telah mengambil langkah untuk memblokir Selat Hormuz yang strategis sebagai tindakan balasan terhadap agresi tersebut, mulai menerapkan kontrol yang lebih ketat di jalur perairan itu.

Sementara itu, Teheran secara resmi menyampaikan protes terhadap blokade tersebut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menekankan hak mereka untuk melakukan tindakan defensif yang diperlukan sebagai respons.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Angkatan Laut AS bertindak “seperti bajak laut,” menggambarkan penyitaan kapal-kapal Iran di Selat Hormuz sebagai “bisnis yang sangat menguntungkan” dalam pelaksanaan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k