berita

Mojtaba Khamenei Masih Hidup, Namun Mengalami Cedera Parah Menurut Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, masih hidup, meskipun dilaporkan mengalami cedera serius pada sisi kiri tubuhnya.

Trump menyatakan, “Dia mengalami luka yang sangat parah. Bagian kiri tubuhnya, termasuk lengan dan kakinya, semuanya terluka,” dalam sebuah wawancara dengan komentator politik Glenn Beck.

Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa jika Khamenei benar-benar telah meninggal, maka pemerintah Iran tengah menampilkan sebuah sandiwara yang sangat meyakinkan dengan klaim bahwa mereka masih aktif berkonsultasi dengannya.

Trump juga memperkirakan bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir, sambil mengklaim bahwa Amerika Serikat telah berhasil membuka kembali Selat Hormuz.

Dalam keterangannya, Trump menyebutkan bahwa pada hari Selasa, sebanyak 10 juta barel minyak telah melewati jalur strategis ini, dan 22 kapal berhasil melintasinya dengan aman sepanjang malam.

“Kami telah meraih kemenangan di Venezuela, dan kami akan mencapai kemenangan besar di sini dalam waktu yang sangat dekat,” tegasnya.

Sementara itu, Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, melakukan pertemuan dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada tanggal 9 Agustus lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan terbaru dalam situasi ekonomi, militer, dan pertahanan Iran.

Ini menjadi kemunculan publik pertama Mojtaba setelah lima bulan tidak terlihat di hadapan media dan publik.

“Pemimpin Revolusi Islam bertemu dan berdiskusi dengan Presiden mengenai isu-isu ekonomi dan militer,” demikian pernyataan yang dirilis melalui saluran Telegram pemimpin Iran tersebut.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k