Shin Tae Yong Terapkan Standar Timnas Indonesia untuk Tingkatkan Fisik Pemain Persija

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, segera mengambil langkah signifikan dalam mempersiapkan tim Macan Kemayoran untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Shin menerapkan program latihan fisik yang intensif saat Persija menjalani pemusatan latihan (TC) di Thailand. Menariknya, pendekatan yang diterapkan Shin di Persija tampaknya sejalan dengan standar yang digunakannya ketika menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Persija memutuskan untuk melaksanakan TC di Thailand setelah mengakhiri partisipasinya di Piala Presiden 2026 dengan meraih posisi ketiga. Dalam persiapan menuju kompetisi resmi, perhatian Shin kini terfokus pada peningkatan kondisi fisik dan pemahaman taktik para pemain.
Witan Sulaeman dan rekan-rekannya pun harus bersiap menghadapi program latihan yang cukup menantang. Namun, Shin menegaskan bahwa setiap program latihan akan dirancang berdasarkan analisis dan kebutuhan individu masing-masing pemain.
Shin meyakini bahwa fisik adalah fondasi utama bagi seorang pemain sepak bola. Oleh karena itu, metode pelatihan yang pernah diimplementasikannya di Timnas Indonesia kini kembali diterapkan di Persija.
“Sama saja. Aspek paling mendasar dalam sepak bola adalah fisik,” ungkap Shin Tae Yong dalam pernyataannya pada Rabu, 12 Agustus 2026.
“Dengan kondisi fisik yang bugar, konsentrasi dan fokus pemain juga akan meningkat. Jadi, aspek fisik sangat esensial,” lanjutnya.
Meskipun dikenal sebagai pelatih yang kerap memberikan latihan berat, Shin menegaskan bahwa dia tidak sembarangan dalam memberikan beban kepada pemain.
Pelatih asal Korea Selatan itu terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi fisik setiap pemain. Menu latihan akan disesuaikan agar proses peningkatan kebugaran berlangsung secara bertahap dan meminimalisir risiko cedera.
Menurut Shin, kondisi fisik pemain Persija belum sepenuhnya berada pada level optimal meskipun mereka telah berpartisipasi dalam Piala Presiden 2026.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa dalam turnamen tersebut, Shin tidak selalu memberikan waktu bermain penuh kepada semua pemain.
“Kami tidak akan memberikan latihan secara berlebihan. Program latihan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain dan kami akan membangun kekuatan mereka secara bertahap sambil meningkatkan kebugaran fisik,” tambahnya.
Shin berharap program latihan yang diterapkan selama TC di Thailand dapat mempersiapkan para pemain Persija dengan lebih baik menjelang kompetisi musim baru.




