lifestyle

Salah Memilih Cat Rumah Dapat Pengaruhi Kecerdasan Anak Menurut Penjelasan Ahli

Jakarta – Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sehat semakin meningkat. Namun, banyak orang yang belum menyadari bahwa kesehatan tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik, tetapi juga oleh lingkungan tempat tinggal. Rumah sebagai tempat utama untuk beraktivitas sehari-hari memegang peranan penting dalam menjaga kualitas hidup, termasuk dari aspek material yang digunakan.

Lingkungan tempat tinggal yang sehat tidak hanya bergantung pada sirkulasi udara dan pencahayaan yang memadai, tetapi juga pada keamanan bahan bangunan yang digunakan. Pemilihan material seperti lantai, pipa, dan cat dinding harus dilakukan dengan hati-hati agar bebas dari zat berbahaya. Hal ini menjadi semakin penting, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak, yang lebih rentan terhadap paparan bahan beracun.

Salah satu masalah yang sering terabaikan adalah keberadaan timbal dalam cat dinding. Cat yang mengandung logam berat ini dapat mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu, yang mengakibatkan pembentukan debu halus yang berbahaya bagi kesehatan.

Debu tersebut dapat terhirup atau tertelan, terutama oleh anak-anak yang cenderung memasukkan tangan ke dalam mulut. Paparan debu ini dapat menjadi ancaman yang serius bagi kesehatan mereka.

Data terbaru menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Sekitar satu dari tujuh anak di Indonesia memiliki kadar timbal dalam darah yang melebihi ambang batas yang ditetapkan. Temuan ini berasal dari pemantauan di enam provinsi, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Salah satu sumber paparan yang signifikan adalah cat rumah yang mengelupas.

Timbal dapat memasuki tubuh melalui dua cara utama, yaitu dengan cara tertelan atau terhirup. Setelah masuk ke dalam aliran darah, zat ini dapat menyebar ke berbagai organ penting seperti tulang, ginjal, dan sistem saraf. Dampak dari paparan timbal tidak bisa dianggap sepele, bahkan pada kadar yang rendah sekalipun.

“Paparan timbal pada anak-anak dapat memengaruhi perkembangan otak mereka, yang berpotensi menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, prestasi belajar yang lebih rendah, berkurangnya rentang perhatian, dan gangguan perilaku,” jelas Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A, dalam Diskusi Media Forum Ngobras di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Dampak dari paparan timbal tidak hanya dirasakan oleh anak-anak. Bagi orang dewasa, zat ini juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit ginjal serta gangguan kardiovaskular, seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner. Selain itu, ibu hamil termasuk dalam kelompok yang sangat rentan terhadap efek berbahaya dari timbal ini.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k