Ustaz Solmed Tanggapi Tuduhan Pelecehan Sesama Jenis Sebagai Fitnah Keji

Isu yang tidak sedap kini menghampiri nama Ustaz Solmed. Ia dituduh melakukan pelecehan sesama jenis, dan kabar ini dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Tuduhan ini menarik perhatian publik karena berkaitan dengan isu sensitif yang berpotensi merusak reputasi dan citra seorang ustaz yang dikenal luas.
Menanggapi tuduhan tersebut, Ustaz Solmed dengan tegas memberikan klarifikasi langsung. Ia menegaskan bahwa berita yang beredar adalah sebuah fitnah serius yang diarahkan kepadanya. Dalam penjelasan lengkapnya, ia menyatakan komitmennya untuk membela diri dan tidak membiarkan tuduhan ini berlalu begitu saja.
“Mereka yang memfitnah saya pasti akan saya laporkan. Ini adalah fitnah yang sangat buruk. Selama ini, saya hanya diam meski banyak yang mengkritik, tetapi tuduhan ini sudah melampaui batas,” ungkap Ustaz Solmed dalam sebuah tayangan video yang dipublikasikan pada Kamis, 19 Maret 2026.
Dalam penjelasannya, ia juga menyebutkan bahwa ia sudah mengetahui pihak-pihak yang dicurigai sebagai penyebar isu tersebut. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkan identitas mereka kepada publik, karena hal itu merupakan kewenangan pihak berwenang untuk menangani.
“Saya sudah mengetahui siapa orang yang terlibat dalam penyebaran isu ini. Namun, saya tidak berwenang untuk mengungkapkan informasi tersebut, itu adalah tugas si pelapor atau penyidik,” ujarnya.
Ustaz Solmed juga berpendapat bahwa kasus yang menimpanya adalah contoh nyata dari fenomena “salah sasaran” yang marak terjadi di era digital saat ini. Ia mengkritik banyaknya orang yang dengan mudahnya menyebarkan informasi tanpa melakukan verifikasi fakta terlebih dahulu.
“Ini seperti situasi di mana orang yang sedang santai bisa tiba-tiba terkena tembakan petasan, dan semua orang yang ada di sekitarnya ikut menembaki tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.
Meskipun ia merasa terkejut saat isu ini pertama kali muncul, Ustaz Solmed berusaha untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi. Ia menyatakan bahwa situasi ini tidak terlalu berpengaruh pada aktivitas sehari-harinya, termasuk dalam pekerjaan.
“Bagi saya, situasi ini tidak ada bedanya dengan angin lalu, bahkan bisa menjadi bahan promosi gratis. Saya tidak terlalu memikirkan hal ini,” tuturnya.
Namun, ia tetap menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa dianggap sepele. Saat ini, ia tengah mengumpulkan bukti-bukti sebagai langkah awal untuk membawa kasus ini ke jalur hukum, jika diperlukan. Ia juga mengungkapkan bahwa ia memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang terlibat untuk mengakui kesalahan sebelum langkah hukum diambil lebih lanjut.




