Timnas Indonesia harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya Jay Idzes menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Bek yang bermain untuk Sassuolo ini dipastikan tidak dapat bergabung dengan skuad Garuda akibat cedera yang dialaminya, melanjutkan rekor absennya dalam dua turnamen berturut-turut.
Sebelumnya, Jay Idzes juga tidak dapat berpartisipasi dalam dua laga uji coba yang diadakan saat FIFA Matchday Juni 2026. Kini, cedera yang kembali menghampirinya memaksa pemain berusia 26 tahun ini untuk menepi saat Indonesia bersiap berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Kehilangan Jay Idzes menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia. Selain sebagai bek tengah yang handal, pemain yang dinaturalisasi pada akhir 2023 ini juga memiliki tanggung jawab besar sebagai kapten tim.
Sejak bergabung dengan Timnas Indonesia, Jay telah mencatatkan 18 penampilan. Dengan postur tubuhnya yang menjulang hingga 190 sentimeter, ia menjadi salah satu pilar utama di lini belakang.
Namun, situasi ini memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka. Pelatih John Herdman memiliki beberapa opsi untuk mengisi posisi bek tengah, termasuk Kevin Diks, Justin Hubner, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Jordi Amat, dan Dion Markx.
Dalam skema permainan tiga bek yang sering diterapkan oleh Herdman, Rizky Ridho atau Elkan Baggott memiliki peluang besar untuk mengisi tempat yang ditinggalkan oleh Jay Idzes, berkolaborasi dengan Kevin Diks dan Justin Hubner.
Kurniawan Dwi Yulianto, mantan pemain Timnas Indonesia, menekankan pentingnya bagi para pemain yang menggantikan Jay untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“Melihat para pemain yang ada, saya yakin mereka semua memiliki pengalaman serta kualitas. Dengan banyaknya pemain yang bermain di luar negeri, hal ini jelas menambah persaingan di tim,” ungkap Kurniawan.
Menurut Kurniawan, persaingan di Timnas Indonesia sangat ketat. Maka dari itu, setiap pemain yang dipanggil harus memperlihatkan performa terbaik mereka untuk bisa mendapatkan tempat.
“Untuk masuk ke tim nasional itu bukanlah hal yang mudah. Mereka harus benar-benar menunjukkan kemampuan terbaik dan bersaing untuk mendapatkan posisi di tim,” tambahnya.
Kurniawan juga berharap bahwa absennya Jay tidak mengganggu fokus pemain lainnya. Sebaliknya, hal ini seharusnya dijadikan sebagai peluang bagi para pemain yang dipilih oleh Herdman untuk membuktikan diri mereka.
“Saya berharap siapa pun yang dipanggil ke tim nasional dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan semua kemampuan mereka dan membahagiakan masyarakat Indonesia yang sangat berharap tim ini bisa meraih gelar juara untuk pertama kalinya,” tutup Kurniawan.

