SIG Tegaskan Praktik GCG Tingkatkan Ketahanan Bisnis Hadapi Tantangan Industri dan Ekonomi

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mendapatkan pengakuan atas praktik tata kelola perusahaan yang baik, yang sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Dalam acara Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026, perusahaan ini meraih penghargaan di kategori Tata Kelola untuk sektor Material Konstruksi. Penghargaan ini diberikan karena SIG dianggap menunjukkan kinerja yang luar biasa dan inisiatif yang signifikan dalam penerapan pilar ESG (Environmental, Social, and Governance) pada aspek Tata Kelola.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan yang tercakup dalam kerangka ESG merupakan bagian integral dari seluruh operasi bisnis SIG. Fokus utama pada pilar tata kelola membuat SIG selalu berkomitmen untuk menjalankan operasionalnya berdasarkan lima prinsip GCG, yakni transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran.
“Praktik GCG yang diterapkan oleh SIG di setiap fase operasional membuat perusahaan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan industri dan dinamika ekonomi. Hal ini terbukti dari pencapaian pertumbuhan kinerja yang stabil dan kemampuan menjaga profitabilitas meskipun dalam situasi overcapacity yang mengakibatkan persaingan di industri semen semakin ketat,” jelas Indrieffouny Indra dalam keterangannya pada Minggu, 20 September 2026.
Untuk memastikan bahwa praktik GCG berjalan dengan optimal, SIG telah membentuk Komite Keberlanjutan sejak tahun 2021. Komite ini memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan kinerja keberlanjutan perusahaan secara terstruktur dan terpadu. Tugasnya termasuk memantau pelaksanaan inisiatif keberlanjutan serta mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.
Penghargaan KESGI Award 2026 diserahkan oleh Co-founder & Chief Content Officer Katadata, Heri Susanto, kepada ESG Project Management Senior Manager SIG, Arif Kurniawan. Acara tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 yang diadakan di Sudirman Hall, Sequis Tower SCBD, Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026.
Katadata Green memberikan penghargaan KESGI Award 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kinerja keberlanjutan terbaik di Indonesia. Proses penilaian dilakukan dengan metode ESG scoring, yang mengacu pada informasi dan dokumen terkait ESG yang dipublikasikan oleh perusahaan, mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola, serta implementasi praktik keberlanjutan yang dijalankan.
Di samping itu, SIG juga telah mengembangkan kerangka kerja Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang mumpuni untuk mendukung identifikasi, pengelolaan, dan mitigasi risiko serta peluang yang terkait dengan perubahan iklim. Kerangka ini juga bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan transparansi perusahaan dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.




