Jakarta – Fenomena perjodohan di kalangan selebritas kembali menjadi sorotan. Kali ini, Fujianti Utami dan Reza Arap menjadi pusat perhatian warganet dengan sebutan “Furap”, yang mendadak viral di berbagai platform media sosial.
Tren ini muncul setelah interaksi keduanya dalam siaran langsung Marapthon yang dinilai menarik dan penuh chemistry. Sejak itu, banyak penggemar yang mulai menjodohkan mereka, bahkan membentuk fanbase tersendiri. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai perkembangan ini.
Namun, di balik antusiasme dukungan dari penggemar, Reza Arap justru menunjukkan ketidakpuasannya. Ketegangan mulai meningkat ketika tren “Furap” digunakan oleh sebuah akun bisnis rental mobil di Bali, Bali Agung Trans, sebagai alat promosi.
Dalam unggahan yang beredar, akun tersebut menyatakan siap menyediakan 1.000 mobil untuk “mengawal” pernikahan antara Fuji dan Arap. Konten tersebut juga menampilkan mobil pengantin dengan dekorasi ungu, lengkap dengan editan wajah mereka mengenakan busana adat Bali.
Tidak berhenti sampai di situ, akun tersebut juga mengajak warganet untuk ikut meramaikan “event” yang sebenarnya tidak ada itu.
“Absen kalian FURAB cabang mana, mimin butuh tambahan driver nih untuk handle mereka,” tulis akun tersebut pada Senin, 30 Maret 2026.
Alih-alih dianggap lucu, unggahan itu justru memicu reaksi keras dari Reza Arap. Ia langsung meninggalkan komentar yang mengekspresikan kekecewaannya.
“Gua ke Bali nggak akan cari lu lagi,” tulis Arap dengan nada tajam.
Tanggapan tersebut langsung memicu reaksi beragam dari warganet. Banyak yang beranggapan bahwa Arap sedang terbawa emosi, bahkan ada yang menyebutnya “ngambek”. Hal ini semakin memanas ketika Arap kembali membalas komentar dengan nada yang lebih tinggi.
“Gila t,” tulisnya.
Kekesalan Arap juga terlihat ketika ia menanggapi unggahan akun lain yang membahas istilah “Furab”. Dalam sebuah video yang beredar, ia sempat memprotes penggunaan huruf “B” dalam istilah tersebut.
Ketika seorang warganet menyarankan penggunaan nama “Furap”, Arap memberikan respons singkat yang kembali menarik perhatian.
“Sakit,” jawabnya.
Meskipun Arap telah secara terbuka menyatakan ketidaknyamanannya, tren “Furap” justru semakin meluas. Berbagai konten kreatif terus bermunculan, mulai dari video editan bernuansa romantis hingga lagu-lagu yang diciptakan penggemar yang mendukung keduanya menjadi pasangan nyata.

