Kehadiran Jordan Wilson di Hyundai Hillstate telah menarik perhatian penggemar voli di Indonesia, tidak hanya karena statusnya sebagai pemain baru di Liga Voli Korea, tetapi juga karena pengalamannya yang mengesankan. Wilson, seorang outside hitter asal Amerika Serikat, semakin dikenal setelah menyebut Megawati Hangestri sebagai salah satu sosok kunci yang membantunya beradaptasi dengan kompetisi di Korea Selatan.
Wilson menyatakan bahwa sejak bergabung dengan tim Hillstate, ia menerima banyak nasihat berharga dari Megawati. Ia memandang Megawati sebagai pemain yang sangat berdedikasi dan suportif, terutama saat mereka beraksi di lapangan.
“Dari awal kedatangan saya, dia telah memberikan banyak masukan yang memudahkan saya untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan di V League. Menurut pengamatan saya, dia adalah sosok yang sangat pekerja keras dan selalu siap mendukung rekan-rekannya,” ungkap Wilson, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis, 3 September 2026.
Pujian yang dilontarkan Wilson ini semakin mengangkat namanya di kalangan penggemar voli Indonesia. Terlebih lagi, keduanya kini bersatu dalam satu tim dan siap menghadapi tantangan di musim V-League 2026/2027.
Sebelum memulai petualangannya di Korea Selatan dan menjadi pasangan Megawati, Wilson telah menempuh perjalanan yang panjang di tanah kelahirannya, Amerika Serikat.
Memulai perjalanan karier dari tingkat perguruan tinggi, Jordan Wilson lahir pada 19 Desember 2003. Dengan tinggi sekitar 182 sentimeter, ia berposisi sebagai outside hitter, peran yang memerlukan kemampuan untuk menyerang sekaligus berkontribusi dalam pertahanan tim.
Karir voli Wilson mulai menunjukkan potensi saat ia menempuh pendidikan di University of Southern California (USC). Masa ini menjadi salah satu batu pijakan penting bagi perkembangan kariernya sebagai pemain muda.
Pengalamannya di USC membawanya meraih tempat di Pac-12 All-Freshman Team, sebuah pengakuan yang menegaskan bakatnya sejak awal perjalanan kariernya. Setelah berkiprah di USC, Wilson melanjutkan kariernya dengan bergabung bersama Arizona Wildcats.
Bersama Arizona, Wilson mendapatkan peluang untuk berkompetisi di NCAA Division I antara tahun 2023 hingga 2025. Pengalaman berharga ini membawanya berhadapan dengan persaingan tinggi antar kampus di Amerika Serikat.
Di level tersebut, Wilson terus mengasah karakter permainannya. Sebagai seorang outside hitter, ia mengandalkan agresivitas dalam permainan dan kemampuan menyerang dari sisi lapangan, dua aspek yang menjadi kunci keberhasilannya dalam kompetisi.

