Prabowo Menyatakan Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah Bersejarah

Jakarta – Kemenangan yang diraih oleh Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 menarik perhatian besar dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden yang hadir secara langsung menyaksikan pertandingan antara Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam itu, merasa sangat bangga melihat dedikasi dan usaha yang ditunjukkan oleh skuad Garuda hingga akhir pertandingan.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa semangat juang yang ditampilkan oleh para pemain adalah contoh yang penting, bahwa perjuangan tanpa henti sampai detik terakhir bisa membuahkan hasil yang memuaskan.
“Kita merasakan kegembiraan, bersyukur, dan bangga atas usaha tim kita. Mereka tidak menyerah hingga detik-detik terakhir. Hal ini sangat membanggakan dan menunjukkan contoh semangat juang yang tak kenal lelah, yang akhirnya membawa kita menuju keberhasilan,” ungkap Presiden dalam keterangan resminya setelah pertandingan pada malam itu.
Lebih lanjut, Presiden juga menekankan pentingnya kemenangan ini dalam perjalanan sepak bola Indonesia, khususnya di kompetisi internasional yang dikelola oleh FIFA.
“Ini mungkin menjadi momen bersejarah bagi kita, karena kita berhasil memenangkan pertandingan FIFA antarbangsa untuk pertama kalinya,” tambahnya.
Pertandingan final melawan Thailand berlangsung dengan penuh drama di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 5 Oktober 2026. Laga puncak turnamen FIFA ASEAN Cup yang pertama ini sangat ketat sejak awal, di mana kedua tim saling berusaha untuk mencetak gol hingga waktu normal hampir berakhir.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-84 ketika Dean James berhasil membawa Indonesia unggul 1-0 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Tendangan ini didapatkan setelah pemain Thailand, Nicholas Mickelson, melakukan pelanggaran yang berujung pada kartu merah akibat akumulasi kartu kuning.
Gol tersebut semakin memotivasi skuad Garuda, tetapi Thailand segera memberikan reaksi cepat. Tiga menit setelahnya, Iklas Sanron berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-87. Skor imbang tersebut bertahan hingga berakhirnya waktu normal, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Drama semakin memanas di babak tambahan. Thailand berhasil berbalik unggul melalui Peerapol Chamrasamee pada menit ke-111. Namun, semangat juang Indonesia tidak padam. Lima menit kemudian, Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116, mengubah skor menjadi 2-2 dan menghidupkan kembali harapan Merah Putih.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir pada menit ke-120, sehingga gelar juara harus diputuskan melalui adu penalti.




