Site icon Judal Jadul

Peningkatan Arus Pemudik Jawa ke Sumatera, ASDP Tingkatkan Layanan Penyeberangan Secara Efektif

Jakarta – Mobilitas masyarakat di berbagai daerah Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan menjelang Lebaran. Pergerakan para pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera melalui jalur Merak–Bakauheni mulai menunjukkan angka yang mengesankan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa perusahaan telah siap untuk memberikan layanan penyeberangan yang dapat memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman. Sejak jauh-jauh hari, berbagai langkah antisipatif telah diambil guna menghadapi lonjakan mobilitas yang terjadi selama masa Angkutan Lebaran.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung secara teratur dan efisien,” ungkap Heru dalam keterangan resminya pada Minggu, 15 Maret 2026.

Dia menjelaskan bahwa untuk mendukung kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran, jumlah kapal yang beroperasi telah disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus penumpang. Sekitar 28 hingga 33 kapal akan siap melayani masyarakat setiap harinya. Selain itu, pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) akan diterapkan untuk mempercepat proses pelayanan di pelabuhan, sehingga pergerakan kapal menjadi lebih efisien dan mampu menampung tingginya volume penumpang dan kendaraan.

Kesiapan layanan ini juga diperkuat dengan peningkatan berbagai fasilitas di pelabuhan. Beberapa langkah yang diambil meliputi penyediaan layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, penambahan toilet portable, serta peningkatan penerangan dan sistem kelistrikan di area pelabuhan. Selain itu, ASDP juga menyediakan shuttle bus listrik di kawasan pelabuhan Merak dan Bakauheni untuk memudahkan mobilitas pengguna jasa, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Di sisi lain, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa perusahaan telah menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan. Pada periode 13 hingga 16 Maret, sebanyak 20 unit angkutan umum gratis telah disediakan untuk melayani beberapa rute penghubung, yaitu Stasiun Cilegon–Stasiun Kerenceng (2 unit), Stasiun Kerenceng–Stasiun Merak (1 unit), Stasiun Cilegon–Stasiun Merak (9 unit), Stasiun Merak–Stasiun Cilegon (7 unit), serta Stasiun Merak–Stasiun Kerenceng (1 unit).

Distribusi armada ini disesuaikan dengan pergerakan penumpang yang datang bertahap dari perjalanan kereta api. ASDP bersama mitra transportasi dan pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan kendaraan penghubung dapat dimaksimalkan, terutama pada jam-jam kedatangan kereta dengan volume penumpang yang lebih tinggi. Ke depan, pemantauan operasional akan diperkuat agar mobilitas penumpang dari Stasiun Cilegon menuju Pelabuhan Merak dapat berjalan dengan baik.

Exit mobile version