Site icon Judal Jadul

Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Daratan Carita, dan Anyer Memasuki Hari Ke-8

Tim SAR Gabungan terus memperluas upaya pencarian terhadap delapan individu yang hilang komunikasi di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda.

Memasuki hari kedelapan pencarian, tim tidak hanya bergerak di jalur laut dan udara, tetapi juga melakukan penyisiran di daratan dari Carita hingga ke Anyer.

Rizky Dwianto, Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, menyampaikan bahwa penyisiran di darat dilakukan berdasarkan hasil rapat persiapan sebelum tim terjun ke lapangan pada Selasa, 15 September 2026.

“Penyisiran darat yang dilakukan hari ini merupakan hasil rapat sebelumnya. Saya telah mengarahkan rekan-rekan di posko untuk melaksanakan penyisiran dari Carita menuju Pantai Anyer,” jelasnya pada Selasa, 15 September 2026.

Penyisiran darat ini berlangsung bersamaan dengan pencarian melalui jalur laut dan udara. Luas area yang dicakup dalam pencarian hari ini mencapai sekitar 3.962 mil persegi, yang dibagi menjadi lima sektor.

Dalam upaya pencarian ini, dua helikopter dan 20 kapal telah dikerahkan. Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi ini berasal dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta beberapa pihak terkait lainnya.

Rizky juga menginformasikan bahwa sebanyak 325 personel dikerahkan untuk unsur laut, sementara 322 orang berada di posko. Dengan demikian, total personel yang terlibat dalam operasi pencarian hari ke-8 mencapai 647 orang.

“Jumlah personel yang terlibat adalah 325 orang untuk unsur laut dan 322 orang di posko. Jadi, total keseluruhan adalah sekitar 647 orang yang ikut dalam pelaksanaan operasi pencarian ini,” tambahnya.

Meskipun area pencarian terus diperluas, tim SAR masih menghadapi tantangan besar, yaitu ketidakpastian mengenai lokasi terakhir kapal yang membawa delapan orang tersebut.

Rizky menjelaskan bahwa luasnya area pencarian membuat proses penyelamatan menjadi lebih sulit. Terlebih lagi, tim belum mendapatkan kepastian mengenai lokasi terakhir kapal sebelum hilang kontak.

“Proses penyelamatan kami terkendala karena luasnya area pencarian dan kami tidak tahu di mana posisi terakhir kapal tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, tim SAR juga telah melakukan penyisiran di beberapa pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sebesi, Sertung, Rakata, dan Panjang. Penyisiran ini dilakukan melalui jalur darat, tetapi hingga kini belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Exit mobile version