Pemotor PCX Tabrak Separator Busway di Gunung Sahari, Tewas Tertabrak Bus Transjakarta

Jakarta – Momen kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan bus Transjakarta di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, baru-baru ini menjadi viral di media sosial, menarik perhatian banyak pihak.
Salah satu video yang memperlihatkan insiden tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakselupdate_, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi pada dini hari. Dalam video itu, tampak jelas bagaimana sepeda motor berusaha menerobos jalur busway dengan menabrak separator serta MCB.
Di saat yang bersamaan, bus Transjakarta tengah melintas di jalur tersebut. Namun, pengendara motor tetap melanjutkan aksinya dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, pemotor terlempar setelah menghantam separator pendek, dan tabrakan dengan bus tidak dapat dihindari.
“Sepeda motor melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi, diduga mencoba mendahului bus dari sisi kiri yang bergerak sekitar 40 km/jam. Motor kemudian memasuki jalur busway, menabrak separator pendek dan MCB, terpental, lalu tertabrak bus,” jelas informasi yang diposting oleh akun tersebut pada Kamis, 5 Maret 2026.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian memberikan keterangan. Ajun Komisaris Besar Polisi Ojo Ruslani, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Sahari arah selatan, tepat di depan Sekolah BPK Penabur.
“Pengendara motor yang bernama Shandy Pramujaya (23) mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang bernama Marchello Gabriel mengalami luka terbuka di kepala dan patah kaki kanan,” ujar Ojo.
Lebih lanjut, Ojo menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, bus yang dikemudikan oleh Rines Jumati (48) sedang bergerak melalui Jalan Gunung Sahari arah selatan, tepat di depan Sekolah BPK Penabur. Saat itu, tiba-tiba sepeda motor Honda PCX yang dikendarai oleh Shandy muncul dari arah kiri jalan.
“Motor tersebut menabrak pembatas bus Transjakarta dan terjatuh. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi bus tidak memiliki waktu untuk menghindar, sehingga pengendara Honda PCX masuk ke bawah bus Transjakarta dan terjadilah kecelakaan lalu lintas yang fatal,” tambahnya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalan-jalan yang memiliki jalur khusus seperti busway. Pengendara sepeda motor sering kali merasa terdesak untuk cepat sampai tujuan, namun tindakan sembrono bisa berakibat fatal.
Pihak kepolisian terus mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kecelakaan yang melibatkan bus dan motor bukanlah hal baru, namun insiden ini kembali menyoroti perlunya kesadaran akan bahaya yang mengintai di jalan raya.
Setiap pengendara diharapkan untuk memperhatikan kecepatan dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Memasuki jalur busway tanpa izin dan tanpa memperhitungkan keselamatan bisa berujung pada tragedi yang tidak diinginkan.
Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya edukasi tentang keselamatan berkendara, terutama bagi para pengendara sepeda motor yang seringkali lebih rentan dalam kecelakaan. Diharapkan, dengan adanya pembelajaran dari insiden ini, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan mementingkan keselamatan di jalan.
Keterlibatan bus Transjakarta dalam kejadian ini juga memberikan pelajaran bagi pengemudi bus lain untuk lebih waspada terhadap kendaraan yang mungkin saja menerobos jalur mereka. Kesadaran ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa depan.
Dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti ini, penting bagi semua pihak untuk tetap tenang dan tidak panik. Apabila terjadi kecelakaan, pengemudi dan penumpang diharapkan segera mencari bantuan medis dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
Kecelakaan di Gunung Sahari menjadi salah satu dari sekian banyak insiden yang mengingatkan kita akan pentingnya disiplin dalam berkendara. Mari kita semua berkomitmen untuk menjadikan jalan raya lebih aman bagi setiap pengguna, tanpa terkecuali.




