Site icon Judal Jadul

Pastikan Keberangkatan Haji 2026 Tepat Waktu Meski Ada Konflik di Timur Tengah

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa jadwal keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci pada tahun 2026 akan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun terdapat ketegangan diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

“Saat ini, semua masih sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kami berharap tidak ada perubahan hingga tanggal keberangkatan yang dijadwalkan pada 22 April mendatang,” ucapnya usai menghadiri acara Balik Kerja Bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) 2026 di Surabaya, Jawa Timur, pada hari Selasa.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini, tidak ada gangguan yang mempengaruhi persiapan atau jadwal keberangkatan bagi calon jemaah haji Indonesia.

Menurutnya, semua aspek pelayanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, telah dipersiapkan dengan matang untuk memastikan kenyamanan para jemaah.

Dari sisi pendanaan, ia menegaskan bahwa semua kebutuhan telah siap untuk mendukung kelancaran ibadah haji.

Ia juga mengonfirmasi bahwa penerbangan langsung menuju Arab Saudi tetap tersedia dan tidak terpengaruh oleh situasi geopolitik yang ada saat ini.

“Kami belum melihat adanya penghentian penerbangan. Masih ada penerbangan langsung ke Arab Saudi yang beroperasi. Kami berharap situasi tetap aman,” jelasnya.

Pemerintah Indonesia juga aktif berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi terkini.

“Kami selalu menjalin komunikasi dengan tim dari Kementerian Haji Saudi, dan sampai hari ini mereka menyatakan bahwa tidak ada perubahan dalam jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kuota untuk jemaah lanjut usia tetap mengikuti ketentuan yang berlaku, yaitu lima persen dari total kuota haji yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah umrah juga berjalan dengan aman, dengan pengawasan yang ketat terhadap kepastian kepulangan para jemaah.

Pihaknya telah mengumpulkan para penyelenggara untuk memastikan bahwa jemaah yang berangkat juga dapat kembali dengan selamat.

Pemerintah berharap bahwa situasi tetap kondusif, sehingga semua rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

Exit mobile version