— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – Momen Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Ridwan Kamil untuk menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat. Lewat unggahan di media sosial, ia tidak hanya mengucapkan selamat Lebaran, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus menyinggung maraknya hoaks yang menyerangnya selama setahun terakhir.
— Paragraf 2 —
Dalam pesannya, Ridwan Kamil membuka dengan ucapan khas Hari Raya yang sarat dengan kerendahan hati. Ia mengakui bahwa sebagai manusia, dirinya tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
— Paragraf 3 —
“SELAMAT LEBARAN. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Sebagai manusia yang penuh khilaf dengan ini saya mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN,” tulis Ridwan Kamil yang dikutip dari Instagramnya pada Sabtu, 21 Maret 2026.
— Paragraf 4 —
Namun, tidak hanya berhenti pada permintaan maaf, Ridwan Kamil juga menyinggung pengalaman pribadinya menghadapi berbagai informasi tidak benar yang beredar di publik. Ia mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terakhir, dirinya menjadi sasaran ratusan konten hoaks, baik terkait kehidupan pribadi, keluarga, hingga isu hukum dan politik.
— Paragraf 5 —
“Selama 1 tahun terakhir, terdapat ratusan konten hoaks terkait pribadi/anggota keluarga, perkara hukum maupun hoaks politik yang saya alami,” ujarnya.
— Paragraf 6 —
Meski menghadapi tekanan tersebut, Ridwan Kamil memilih merespons dengan sikap yang tenang dan penuh kesabaran. Ia bahkan menyampaikan doa bagi pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut.
— Paragraf 7 —
Dalam suasana Lebaran yang identik dengan saling memaafkan, Ridwan Kamil menunjukkan sikap yang berbeda dengan tidak membalas serangan secara emosional. Ia justru memilih untuk memaafkan dan mendoakan kebaikan bagi mereka.
— Paragraf 8 —
“Saya doakan, semoga Allah memberikan hidayah dan rejeki berlimpah kepada mereka. Dan saya doakan mereka insyaf dan mendapatkan pekerjaan yang halal tanpa mengganggu dan merusak hidup orang lain,” tuturnya.
— Paragraf 9 —
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan doa bagi masyarakat yang mungkin terpengaruh oleh informasi hoaks tersebut agar tetap diberikan perlindungan.
— Paragraf 10 —
“Saya doakan semoga Allah menjaga dan melindungi mereka. Semoga Allah menjauhkan hidup mereka dari fitnah-fitnah dunia yang kejam seperti yg saya alami,” tuturnya lagi.

