Site icon Judal Jadul

Mobil Hybrid Mitsubishi ‘Made in Indonesia’ Segera Diluncurkan Tahun Ini, Siapkan Anggaran Anda!

Mitsubishi Motors telah menegaskan komitmennya untuk memproduksi kendaraan di dalam negeri dengan meluncurkan mobil hybrid pertamanya di pasar Indonesia. Mobil ini dijadwalkan untuk diproduksi secara lokal dan diharapkan dapat hadir pada semester kedua tahun ini.

Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk memulai proses produksi. Ia menekankan bahwa produksi akan dimulai pada paruh kedua tahun ini, diikuti dengan pengiriman unit kepada konsumen.

“Kami sedang melakukan persiapan dan perencanaan untuk memulai proses produksi. Pada paruh kedua tahun ini, kami akan mulai memproduksi dan selanjutnya akan memulai pengiriman,” jelas Kurita di Jakarta.

Saat ditanya tentang rincian model, termasuk konfigurasi tempat duduk lima atau tujuh penumpang, Kurita belum memberikan informasi yang jelas. Namun, ia memastikan bahwa mobil hybrid ini akan diproduksi di Indonesia.

“Dihasilkan di sini. Dihasilkan di Indonesia,” tegasnya.

Meskipun demikian, ia juga belum mengungkapkan kisaran harga atau target volume produksi secara spesifik. Dalam penjelasannya, Kurita menyatakan bahwa setiap perusahaan memiliki pendekatan teknologi hybrid yang berbeda-beda.

“Teknologi hybrid setiap perusahaan itu bervariasi. Volume adalah salah satu tujuan utama, tetapi kami juga ingin memperkenalkan keunikan teknologi hybrid,” tambahnya.

Saat ini, fokus Mitsubishi tetap pada persiapan peluncuran dan produksi di semester kedua. Ketika ditanya mengenai target dan tujuan utama dari peluncuran model hybrid ini, Kurita kembali menegaskan dua hal penting: volume dan pengenalan teknologi.

“Kami selalu berharap bahwa volume produk hybrid dari Mitsubishi akan meningkat. Kami ingin mencoba untuk mensosialisasikan dan menunjukkan keunikan produk kami,” ungkapnya.

Terkait harga, Kurita meyakini bahwa produk ini akan memiliki daya saing yang baik, meskipun penilaian akhir tetap berada di tangan konsumen.

“Saya percaya harga kami akan kompetitif. Saya tidak bisa menentukan seberapa kompetitifnya; pelanggan dan pasar yang akan menilai. Namun, kami akan berusaha untuk memperkenalkan produk dengan spesifikasi yang tinggi,” tuturnya.

Exit mobile version