Site icon Judal Jadul

Kuasa Hukum Dokter Tifa Pertanyakan Kumis Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah

Jakarta – Kuasa hukum dokter Tifa mengajukan sejumlah pertanyaan kepada saksi yang dihadirkan dalam sidang kasus ijazah Jokowi, Dumatno Budi Utomo, yang juga merupakan sepupu dari mantan presiden ke-7, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam proses persidangan ini, kuasa hukum dokter Tifa berusaha menggali memori Dumatno tentang penampilan Jokowi di masa muda, yang berhubungan langsung dengan isu ijazah yang sedang diperdebatkan.

Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh kuasa hukum adalah mengenai apakah Dumatno pernah melihat Jokowi berpakaian kumis dan mengenakan kacamata.

“Dulu, saya memang pernah melihat beliau menggunakan kacamata,” jawab Dumatno dengan tegas.

“Apakah Anda mengingat dengan jelas apakah wajah Pak Jokowi saat itu berkacamata?” lanjut pengacara menekankan pertanyaannya.

“Memang, saya pernah melihat beliau menggunakan kacamata pada waktu itu,” Dumatno kembali menegaskan.

Namun, ketika diminta untuk menjelaskan kapan persisnya ia melihat Jokowi dengan kumis dan kacamata, Dumatno tampak kesulitan memberikan jawaban yang tepat dan spesifik.

“Bisa Anda sebutkan waktu yang tepat? Apakah itu 10 tahun lalu, 20 tahun, atau 15 tahun yang lalu?” tanya jaksa dengan tegas.

“Untuk waktu yang tepat, saya sudah lupa,” jawab Dumatno dengan nada ragu.

Kuasa hukum dokter Tifa menilai bahwa jawaban Dumatno tidak memadai, mengingat ia tidak dapat menjelaskan ingatannya dengan rinci.

Jaksa pun mengambil alih situasi tersebut dan meminta hakim untuk memberikan teguran, karena mereka merasa kuasa hukum dokter Tifa berusaha mengintimidasi saksi.

“Keberatan Majelis, tampaknya ada upaya intimidasi. Mohon untuk diperingatkan,” sela jaksa dengan nada berwibawa.

Hakim kemudian meminta untuk melanjutkan proses persidangan dan mengambil alih pertanyaan yang diajukan oleh kuasa hukum dokter Tifa.

Dumatno tetap memberikan jawaban yang sama, menyatakan bahwa ia tidak dapat mengingat waktu yang tepat, karena menurutnya ia masih sangat muda ketika melihat Jokowi dengan kumis dan kacamata.

“Saya rasa saat itu saya masih di bangku SMP. Pada waktu itu, saya masih kecil,” ungkap Dumatno.

Sebelumnya, dokter Tifa menyatakan kekecewaannya. Ia mengaku bahwa selama sepuluh kali sidang, pihaknya tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk melihat ijazah asli dari mantan Presiden Joko Widodo, dan Jokowi sendiri tidak pernah hadir dalam persidangan tersebut.

“Dalam sepuluh kali sidang, tidak ada satu kalipun pelapor pertama, yaitu Saudara Joko Widodo, yang hadir. Bahkan, ijazah yang menjadi perdebatan selama bertahun-tahun ini, yang kabarnya telah disita, juga tidak diperlihatkan,” ujar dokter Tifa kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Exit mobile version