Site icon Judal Jadul

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Berhasil Dipadamkan, Tidak Ada Korban Jiwa Dikonfirmasi

Jakarta – Kebakaran yang melibatkan beberapa kontainer berisi barang berbahaya di New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil ditangani dengan baik pada Senin, 21 September 2026. Insiden ini terjadi di salah satu area terminal dan berhasil dipadamkan setelah upaya penanganan yang cepat.

Kejadian ini terdeteksi pada pukul 15.28 WIB, dan api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya pada pukul 16.27 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.

Setelah kebakaran diketahui, tim tanggap darurat NPCT1 langsung melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan, dengan fokus utama pada keselamatan personel dan pengamanan area yang terkena dampak. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan fasilitas pemadam kebakaran dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengendalikan situasi di lapangan.

Christine Margaretha Manasseh, Corporate Planning Manager NPCT1, menjelaskan bahwa keselamatan personel serta perlindungan terhadap area terdampak menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden ini.

“Begitu insiden terdeteksi, tim kami segera menerapkan prosedur tanggap darurat, mengamankan area yang terdampak, dan berkoordinasi dengan pihak berwenang selama proses pemadaman. Fokus utama kami adalah memastikan situasi terkendali dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan keamanan area terminal,” ungkap Christine dalam keterangannya pada Selasa, 22 September 2026.

Setelah api berhasil dipadamkan, langkah selanjutnya adalah melaksanakan proses pendinginan, pengamanan, serta pemantauan terhadap area terdampak untuk memastikan bahwa kondisi tetap aman dan mencegah kemungkinan munculnya titik api kembali.

Dengan situasi yang telah terkendali, NPCT1 mulai melaksanakan pemulihan kegiatan operasional secara bertahap. Proses pemulihan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan kondisi lapangan, serta memastikan semua aspek keselamatan dan keamanan terpenuhi sebelum area operasional dapat digunakan kembali.

“Kegiatan operasional kami pulihkan secara bertahap. Setiap langkah diambil dengan penuh kehati-hatian, mempertimbangkan situasi di lapangan, karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan,” tambah Christine.

NPCT1 juga meminta maaf atas ketidaknyamanan dan gangguan layanan yang dialami oleh pengguna jasa serta pihak lain yang terdampak oleh insiden ini.

Selain itu, NPCT1 mengungkapkan apresiasi kepada petugas, pemangku kepentingan, dan pihak berwenang yang telah memberikan dukungan dan berkoordinasi dalam proses penanganan insiden ini.

Saat ini, NPCT1 dan pihak terkait masih melaksanakan pemeriksaan dan investigasi untuk memahami kronologi serta penyebab kebakaran yang terjadi. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden ini akan disampaikan setelah hasil investigasi dan verifikasi fakta tersedia.

Exit mobile version