Site icon Judal Jadul

Jelang Ballon d’Or 2026, Ketegangan antara Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe Meningkat

Hubungan antara dua bintang sepak bola asal Prancis, Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe, dilaporkan semakin tegang menjelang pengumuman Ballon d’Or 2026. Ketegangan ini muncul akibat pernyataan yang dikeluarkan Mbappe mengenai persaingan dalam meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Dembele, yang merupakan pemenang Ballon d’Or tahun lalu, merasa kurang senang dengan komentar yang diucapkan Mbappe. Komentar tersebut mengisyaratkan adanya perbandingan antara mereka, yang berpotensi memicu ketegangan di antara keduanya.

Konflik ini berawal dari pernyataan Mbappe, yang mengklaim bahwa ia sejak awal sudah diproyeksikan untuk menjadi bintang sepak bola. Dalam pernyataannya, pemain Real Madrid itu juga membandingkan perjalanan karirnya dengan Dembele, yang dinilai berbeda.

“Dembele selalu dianggap sebagai pemain berbakat. Namun, saya sudah dianggap sebagai pilihan utama sejak awal. Saya berhasil mencapai puncak karir di usia yang sangat muda. Meskipun dia mengalami banyak cedera, Dembele berhasil bangkit dengan baik,” ungkap Mbappe.

Pernyataan tersebut ternyata membuat Dembele merasa tersinggung. Media di Prancis melaporkan bahwa komentar Mbappe menjadi salah satu faktor yang membuat hubungan keduanya semakin merenggang.

Merespons situasi ini, Dembele menegaskan bahwa sepanjang karirnya, ia tidak pernah mendapatkan jalan yang mudah. Ia ingin menunjukkan bahwa semua pencapaiannya diperoleh melalui kerja keras.

“Saya selalu berusaha keras dan tidak banyak berbicara. Saya lebih memilih untuk bekerja daripada mengeluh. Sepanjang perjalanan karir saya, semua pencapaian ini adalah hasil kerja keras,” tegas Dembele.

Ia juga menyatakan bahwa ia tidak terlalu memikirkan persaingan untuk Ballon d’Or tahun ini. Menurutnya, semua akan terlihat pada akhir proses.

“Kita lihat saja bagaimana situasinya di Ballon d’Or tahun ini. Saya mengikutinya tanpa merasa tertekan. Yang terpenting adalah hasil akhir,” ungkapnya.

Berita terbaru mengungkap bahwa komentar Dembele memberikan kejutan bagi Mbappe. Meskipun demikian, kapten Timnas Prancis itu memilih untuk tidak memberikan tanggapan secara terbuka terkait hal ini.

Hubungan antara Dembele dan Mbappe kini menjadi sorotan banyak kalangan.

Jerome Rothen, mantan pemain Paris Saint-Germain, turut memberikan pandangannya mengenai situasi yang terjadi antara kedua pemain tersebut.

Rothen menyatakan bahwa Dembele merasa sangat kecewa dengan pernyataan Mbappe. Ia bahkan menyebut situasi ini sebagai bentuk pengkhianatan dari sudut pandang Dembele.

“Dembele menerima pernyataan tersebut dengan sangat buruk, dan jelas bahwa dia marah kepada Kylian Mbappe. Bagi Dembele, itu seperti sebuah pengkhianatan. Meskipun kata-katanya terdengar keras, itulah perasaan yang dia alami,” ujar Rothen kepada RMC Sport.

Exit mobile version