Honda Brio yang digunakan oleh HDM Team menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa saat berpartisipasi di Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 putaran keempat. Peningkatan ini terlihat jelas dari kecepatan mobil yang semakin kompetitif dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya.
Dalam ajang yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 16 Agustus 2026, Honda Brio HDM berhasil membawa Davino Satria menembus posisi sepuluh besar saat sesi kualifikasi. Mobil tersebut juga memungkinkan Davino bersaing di barisan depan dalam kelas ITCR 1200 selama balapan.
Meskipun Davino sempat menduduki posisi kedua dalam kelasnya, ia harus kehilangan tempat tersebut akibat kontak dengan pembalap lain di tikungan terakhir pada lap terakhir. Meskipun hasil akhirnya adalah posisi kelima, performa mobil sepanjang akhir pekan menjadi catatan positif bagi tim.
Davino mengungkapkan bahwa perubahan pada mobil terasa sangat signifikan dibandingkan dengan putaran sebelumnya. Peningkatan ini membuat kecepatan Honda Brio yang digunakannya menjadi lebih kompetitif ketika berhadapan dengan kendaraan lain di kelasnya.
“Mobil mengalami peningkatan yang cukup berarti dibandingkan dengan putaran sebelumnya, dan kecepatan kami juga semakin bersaing,” ungkap Davino.
Perkembangan ini juga terlihat dari hasil kualifikasi, di mana Davino berhasil meraih posisi start kesembilan dari total 29 mobil yang berlaga. Ini merupakan pencapaian yang menunjukkan kemampuan Honda Brio HDM untuk bersaing di lintasan Mandalika.
Bagi tim, peningkatan performa mobil merupakan salah satu aspek penting dalam proses pengembangan. Setiap putaran tidak hanya dimanfaatkan untuk meraih hasil balapan, tetapi juga untuk mempelajari respons mobil dan mencari bagian-bagian yang masih bisa ditingkatkan.
Haridarma Manoppo, pemilik sekaligus mentor HDM Team, menilai perkembangan Davino berkaitan erat dengan peningkatan performa mobil yang digunakan. Menurutnya, catatan waktu yang diraih pada seri keempat menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya.
“Sampai dengan seri keempat ini, dari segi waktu, Davino sudah menunjukkan hasil yang baik dengan posisi start ke-9 dari 29 mobil. Ini artinya performa sudah meningkat secara signifikan,” jelas Haridarma.
Namun demikian, hasil balapan di Mandalika tetap menjadi bahan evaluasi bagi tim. Haridarma berpendapat bahwa pengalaman di setiap seri akan memberikan Davino pemahaman lebih dalam tentang karakter persaingan, termasuk cara mengambil posisi dan membaca situasi saat berada di tengah rombongan.

