Site icon Judal Jadul

Harga Emas Hari Ini 9 Maret 2026: Penurunan Signifikan untuk Produk Antam dan Global

Jakarta – Harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada hari ini, 9 Maret 2026, dengan harga yang tercatat sebesar Rp 3.004.000 per gram. Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 55.000 per gram dibandingkan dengan harga pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga buyback atau pembelian kembali emas ditetapkan pada Rp 2.757.000 per gram. Penting untuk dicatat bahwa harga emas Antam dapat mengalami fluktuasi sewaktu-waktu, tergantung pada kondisi pasar.

Harga emas Antam bervariasi tergantung pada ukuran, di mana emas seberat lima gram dijual seharga Rp 14.795 juta, sedangkan untuk ukuran sepuluh gram dihargai Rp 29,535 juta. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 25 gram dipatok Rp 73,712 juta, 50 gram seharga Rp 147.345 juta, dan 100 gram dijual dengan harga Rp 294.612 juta. Selain itu, untuk emas seberat 250 gram, harga mencapai Rp 736.265 juta, dan untuk 500 gram, harga yang ditawarkan adalah Rp 1.472.320 juta.

Antam juga menyediakan ukuran emas terkecil dan terbesar, di mana emas 0,5 gram dijual seharga Rp 1,552 juta dan emas 1.000 gram memiliki harga yang sangat tinggi, yakni Rp 2,944,6 miliar. Hal ini menunjukkan variasi produk yang ditawarkan oleh Antam untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan.

Perlu diingat bahwa harga jual emas batangan dari Antam belum termasuk pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan akan dikenakan potongan pajak yang harus diperhatikan oleh pembeli.

Bagi mereka yang ingin menjual kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai transaksi lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP, dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan PPh 22 ini akan langsung dikurangi dari total nilai transaksi saat melakukan buyback.

Sementara itu, harga emas di pasar global juga menunjukkan penurunan pada pagi ini. Kenaikan biaya energi memicu kekhawatiran akan inflasi yang dapat mempengaruhi prospek suku bunga dalam waktu dekat.

Menurut laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot mengalami penurunan sebesar 2,5 persen menjadi US$ 5.041,89 per ons. Di sisi lain, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman bulan April juga mengalami penurunan sebesar 2,1 persen, menjadi US$ 5.049,4 per ons.

Dengan perkembangan harga emas yang terus berubah, baik di tingkat domestik maupun internasional, penting bagi investor dan masyarakat umum untuk selalu memantau informasi terkini. Fluktuasi ini dapat memberikan dampak signifikan pada keputusan investasi yang diambil.

Exit mobile version