Site icon Judal Jadul

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Waspada dan Mengikuti Protokol Keamanan

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada pagi hari ini. Kejadian tersebut tercatat berlangsung pada pukul 09.10 WIB, sebagaimana diinformasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung melalui akun Instagram resmi mereka.

“Telah terjadi erupsi di Gunung Anak Krakatau pada hari ini, Kamis, 16 September 2026, pukul 09.10 WIB,” ungkap pernyataan resmi dari BPBD Lampung.

Berdasarkan pengamatan, BPBD Lampung melaporkan bahwa visual dari letusan tidak dapat diamati. Namun, erupsi ini berhasil terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 47 mm dan durasi sekitar 17 detik.

“Status sudah selesai,” demikian pernyataan dari BPBD Lampung mengenai situasi terkini.

Sementara itu, hasil pantauan yang dilakukan oleh Badan Geologi melalui situs resmi magma.esdm.go.id menunjukkan adanya tiga gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo berkisar antara 11-14 mm pada hari ini.

“Tidak teramati S-P dan durasi gempa berkisar 4-7 detik. Terdapat satu kali gempa tremor yang berlangsung terus menerus dengan amplitudo antara 2-7 mm, dengan dominasi pada 3 mm,” demikian informasi resmi yang disampaikan oleh Badan Geologi.

Cuaca saat ini di sekitar Gunung Anak Krakatau terpantau berawan, dengan arah angin yang melemah menuju barat laut. Mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berada dalam status III (Siaga), Badan Geologi mengimbau kepada masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati area gunung dan menghindari aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Exit mobile version