Jakarta – BRI Insurance atau BRINS bergerak cepat dalam mencairkan klaim asuransi alat berat sebesar Rp1.165.800.000 kepada nasabah bernama Akhyar Syahbana di Kantor BRI Banjarmasin Ahmad Yani, pada tanggal 15 April 2026.
Klaim ini dicairkan setelah insiden yang menyebabkan alat berat milik nasabah tersebut tenggelam total akibat jebolnya tanggul.
Acara penyerahan klaim dihadiri oleh Branch Manager BRI Insurance Banjarmasin, Ray Ardian Putra, serta perwakilan Pimpinan Cabang BRI, Santi SOK, dan Relationship Manager, Eliza Helpina.
Ray Ardian Putra, selaku Branch Manager BRI Insurance Banjarmasin, menyatakan bahwa pembayaran klaim ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam mengurangi risiko kerugian bagi nasabah.
“Kami dari BRI Insurance cabang Banjarmasin sangat prihatin atas musibah yang menimpa nasabah kami. Kami berharap dana klaim ini dapat meringankan beban dan memberikan rasa aman untuk melanjutkan usaha mereka, serta menunjukkan komitmen kami dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik di tengah kondisi yang tidak terduga. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BRI Insurance sebagai mitra perlindungan,” ujar Ray Ardian Putra dalam pernyataannya pada 27 April 2026.
Pencairan klaim ini dianggap sangat penting bagi kelangsungan operasional usaha nasabah yang sempat terhenti akibat kejadian tersebut. Menanggapi hal ini, Akhyar Syahbana selaku penerima klaim mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat menghargai proses klaim yang berlangsung dengan baik, transparan, profesional, dan cepat. Kemudahan dalam berkoordinasi dengan pihak BRI Insurance dan BRI sangat membantu dalam menjaga kelangsungan operasional usaha kami. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mempercepat proses ini. Semoga sinergi ini dapat terus terjalin dan memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha, khususnya di Kalimantan Selatan,” ungkap Akhyar.
Di kesempatan lain, Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menegaskan bahwa pencairan klaim tersebut merupakan dukungan nyata perusahaan untuk para pelaku usaha, terutama di sektor industri yang memiliki risiko tinggi.
“Kami turut merasakan keprihatinan atas musibah yang dialami oleh nasabah. Kami memahami bahwa alat berat bukan hanya sekedar aset, melainkan juga merupakan penunjang utama dalam proses operasional bisnis nasabah. Kami berharap pencairan klaim dari BRI Insurance ini dapat memberikan semangat baru bagi nasabah untuk memulai kembali aktivitas usaha mereka,” kata Budi.

