Tiga mantan bintang sepak bola Timnas Argentina, yaitu Esteban Cambiasso, Javier Zanetti, dan Javier Pastore, telah secara terbuka menyatakan dukungan mereka kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Dukungan ini menarik perhatian publik karena saat ini, Infantino tengah menghadapi tantangan besar menjelang pemilihan Presiden FIFA yang dijadwalkan akan berlangsung pada Maret 2027.
Infantino telah mendapatkan kritik tajam setelah FIFA meluncurkan rencana kontroversial yang dikenal sebagai FIFA Forward Enterprise (FFE), di mana rencana tersebut mencakup penjualan 21 persen dari kepemilikan kompetisi FIFA kepada investor swasta.
Rencana tersebut langsung ditentang oleh berbagai pihak, termasuk UEFA dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Tekanan yang meningkat akhirnya memaksa FIFA untuk membatalkan rencana tersebut.
Kondisi ini juga berdampak pada perubahan peta dukungan terhadap Infantino. Banyak asosiasi anggota FIFA dilaporkan mulai menarik dukungan mereka menjelang pemilihan presiden organisasi sepak bola global tersebut.
Namun, Infantino masih dapat mengandalkan dukungan dari sejumlah pejabat penting. Dalam sebuah pertemuan yang diadakan di Maroko pada awal Agustus, konfederasi dari Afrika, Amerika Selatan, dan Oseania dikabarkan memberikan dukungan kepada pria berusia 56 tahun tersebut.
Dukungan kepada Infantino juga muncul dari berbagai tokoh sepak bola. Pada 24 Agustus 2026, sejumlah mantan dan pemain aktif, termasuk Emmanuel Petit, juara Piala Dunia 1998, menyerukan perubahan di dalam FIFA.
Mereka berpendapat bahwa keputusan penting yang diambil FIFA selama ini sering kali dibuat tanpa melibatkan pemain atau mempertimbangkan kepentingan para suporter.
Meski demikian, tidak semua legenda sepak bola bersikap berseberangan dengan Infantino.
Samuel Eto’o, Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun dan mantan bintang Real Madrid, Barcelona, serta Chelsea, justru memberikan dukungan kepada Infantino.
Menurut Eto’o, polemik yang terjadi saat ini sangat dipengaruhi oleh kepentingan menjelang pemilihan Presiden FIFA.
“Semua ini terjadi karena pemilihan akan segera berlangsung. Hanya itu,” ujar Eto’o dalam wawancaranya.
Ia bahkan percaya bahwa rencana yang sebelumnya dibatalkan masih mungkin untuk dibahas kembali jika Infantino terpilih kembali.
Di tengah kritik yang mengalir deras, Cambiasso, Zanetti, dan Pastore mengambil langkah yang berbeda.
Ketiganya mengunggah sebuah pernyataan melalui platform media sosial yang dengan jelas menunjukkan dukungan mereka terhadap kepemimpinan Infantino di FIFA.
Dalam pernyataan yang telah diterjemahkan dari bahasa Spanyol, mereka menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Infantino, FIFA telah memberikan perhatian lebih kepada para pemain, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

